Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

Ayam Keliling Dunia

Gambar
Ayam keliling dunia, ini bukan makna sebenarnya. Ayam keliling dunia yaitu kuliner masakan yang ada di Cirebon dengan menu utamanya adalah ayam. Kenapa keliling dunia? Mungkin karena nama-nama menu makanannya berupa nama-nama negara, misalnya America (Ayam Kemangi Rica), Afganistan (Ayam fenyet ganas sambal setan), Kenya (ayam kecap nyampur mentega) dsb. Salah satu alasan lainnya adalah pemilik Ayam Keliling Dunia yaitu mas Ade Wahyudi pernah keliling dunia juga. Wow... pengen dong keliling dunia. Anda bisa merasakan kenikmatan menu di ayam keliling dunia yg ada di Cirebon tepatnya di Jl. Tanda Barat, Kebonbaru, Kejaksan Kota Cirebon.

SSB Maesa Cijantung

Gambar
Sepak Bola adalah olah raga yang paling digemari di seluruh dunia, dari anak - anak hingga orang tua. Apalagi jika yang berlaga adalah Timnas Sepak Bola Indonesia, pasti hampir disetiap rumah mengganti channel tv untuk menonton pertandingan timnas Indonesia. Cristiano Ronaldo dan Leonel Messi merupakan nama yang paling populer diantara pemain terkenal lainnya. Siapa yang tidak kenal mereka? Kenapa mereka terkenal? Menurut saya mereka terkenal karena memiliki banyak sekali prestasi dan yang paling penting adalah karena mereka orang yang berprestasi di olah raga sepak bola. Ini menunjukkan bahwa begitu banyak fans sepak bola di dunia ini dari yang fanatik sampai yang biasa-biasa saja. Kegemaran akan sepak bola di Indonesia juga bertambah setelah nama-nama pemain muda Indonesia yang berhasil bermain di luar negeri bahkan sampai Eropa bermunculan. Sebut saja Egy Maulana Vikry (Polandia), Virza Andika (Belgia), Saddil Ramdani (Malaysia) dll. Hal ini menambah banyak anak muda Indonesi...

Rusa di Gedung Negara

Gambar
Waktu itu liburan lebaran 1440 H segera usai, dan kami sekeluarga kebetulan akan bertolak ke Depok. Dari kota Cirebon kami memilih jalur ke arah Karang Ampel (Indramayu). Kami melawati jalan siliwangi kota Cirebon dan kami sempatkan mampir ke Gedung Negara sebelum meneruskan ke arah Indramayu untuk pulang ke kota Depok. Gedung Negara berada di Kesenden Kec Kejaksan Kota Cirebon, di dalamnya ada beberapa ekor rusa (anggap saja mirip Istana Negara yang ada di Bogor hehehe....). Para pengunjung tidak dipungut biaya pada saat masuk tetapi harus melapor ke petugas dan memperlihatkan Kartu Identitas (KTP). Setelah itu, kita bisa melihat rusa dan memberinya makan. Tersedia makanan rusa berupa wortel dan kangkung. Harga wortel atau kangkung Rp. 5000 per ikat. foto anak saya sedang memberi makan rusa.

Masjid At - Taqwa Cirebon

Gambar
Pada liburan lebaran 1440 H kami pulang dari rantauan ke kota Cirebon. Tak lupa kami mampir ke masjid terbesar di Cirebon yaitu masjid Agung At-Taqwa. Masjid At-Taqwa berada di tengah kota Cirebon. Tepatnya berada di Jl. RA Kartini Kec Kejaksan Kota Cirebon Jawa Barat. Berikut ini tips bagi anda yang ingin menuju masjid At-Taqwa: 1. Menggunakan Mobil/Motor Jika anda berasal dari arah Tegal atau Jawa Tengah anda bisa melewati jalan by pass kemudian putar balik di bundaran Kedawung lalu lurus beralih ke Jl. Tuparev, setelah melewati lampu lalu lintas dan rel kereta api, sampailah anda di masjid At-Taqwa. Jika anda dari arah Bandung atau Jakarta perjalanan anda juga lebih mudah, setelah sampai di daerah Kedawung bisa langsung meneruskan perjalanan lurus ke Jl.Tuparev dan seterusnya seperti pada keterangan di atas. 2. Menggunakan Kereta Api Jika anda menggunakan kereta api maka anda bisa turun di stasiun Cirebon Kejaksan, tetapi dengan catatan kereta yang digunakan adalah Cirebo...

Apa itu ISBN ?

Gambar
ISBN singkatan dari International Standard Book Number yaitu identifikasi unik untuk buku-buku yang dipergunakan secara komersil (atau diperjual belikan). Sejarah adanya ISBN bagaimana? Sistem ISBN diciptakan di Britania Raya pada tahun 1966 oleh seorang pedagang buku dan alat tulis W H Smith dan mulanya disebut standard book Numbering  (SBN) digunakan hingga tahun 1974. Sistem ini diadopsi sebagai Standar Internatinal ISO 2108 tahun 1970. Pengidentifikasi serupa, International Standard Serial Number (ISSN), digunakan untuk publikasi periodik seperti majalah. ISBN diperuntukkan bagi penerbitan buku. Nomor ISBN tidak bisa dipergunakan secara sembarangan, diatur oleh sebuah lembaga internasional yang berkedudukan di Berlin, Jerman. Untuk memperolehnya bisa menghubungi perwakilan lembaga ISBN di tiap negara yang telah ditunjuk oleh lembaga internasional ISBN. Perwakilan lembaga internasional di Indonesia adalah Perpustakaan Nasional RI. Sumber sejarah ISBN: https://id.wik...